History

OSUI Mahawaditra dibentuk pada tanggal 11 Juni 1983.

Beberapa tokoh musik yang pernah membimbing Mahawaditra, antara lain Djoko Heru Sulistio, Max Rukmarata, Rudy Rd. Alwi, Agus Firmansyah, Amin A. Tamin, dan Praharyawan Prabowo.

Dari tahun ke tahun, OSUI Mahawaditra selalu menjalin hubungan yang baik dengan alumni-alumninya, dan mengadakan konser setidaknya satu kali dalam setahun sebagai wadah untuk bermusik bagi para anggotanya.

Dengan pencapaian OSUI Mahawaditra pada AIMF 2015, OSUI Mahawaditra terus mencari tantangan baru untuk menaikkan standarnya.

Pada tanggal 26 April 2020, OSUI Mahawaditra menjadi inisiator terbentuknya Ikatan Orkestra Mahasiswa Indonesia (IOMI) yang menjadi wadah untuk orkestra mahasiswa Indonesia sama-sama berkembang. Pada awal terbentuknya, IOMI terdiri dari 13 orkestra mahasiswa meliputi Orkes Simfoni Universitas Indonesia Mahawaditra, Airlangga Orchestra, Batavia Chamber Orchestra, Bersama dalam Musik Binus, Diponegoro Orchestra, Gajah Mada Chamber Orchestra, Institut Teknologi Bandung Student Orchestra, Padjajaran Ensemble Community, Sound of Phoenix Universitas Prasetya Mulya, dan Universitas Multimedia Nusantara Symphony Orchestra. Pada tahun 2021, anggota IOMI bertambah menjadi 14 dengan bergabungnya Soegijapranata Orchestra dari UNIKA Soegijapranata Semarang.